Paganisme dan Ekspansi Roma
Sumber foto: Google Di abad ke 13, era perang salib generasi selanjutnya — setelah Paus Urbanus II menyerukan perang salib pertama pada tahun 1095, anak tidak sah dari seorang Paus bernama Maximilian, minta jatah kekuasaan dengan cara ekspansi. Ayahnya, penguasa Roma, merestui Max memperluas wilayah kekuasaan Roma dan melakukan kristenisasi. Maximillian (selanjutnya Max), menggunakan fanatisme keagamaan untuk mengambil alih kekuasaan kaum Pagan atas bangsa Semigallia. Kaum Pagan yang dijuluki oleh Gereja Kristen awal sebagai Paganisme, adalah salah satu antitesis terpenting dalam proses definisi diri Kristen, sebagai label yang digunakan Kristen saat itu terhadap kalangan lainnya. Dengan kata lain Paganisme bagi kristen Roma adalah kafir. Max melangkah melakukan ekspansi. Ambisinya tinggi menjadi raja dengan merebut kekuasaan Semigallia dari kaum Pagan yang di pimpin Viesturs. Raja Pagan, Viesturs dan anaknya, saat hadir melayat diracun ole...